Kitab ini secara khusus mengupas tentang hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa umat Islam akan terpecah menjadi , dan hanya satu golongan yang selamat (al-firqah an-najiyah). Imam Al-Baghdadi menulis kitab ini sebagai penjelasan atas hadis tersebut, dengan tujuan utama untuk memetakan, mengkritisi, dan menjelaskan doktrin berbagai sekte yang menyimpang , serta menegaskan akidah Ahlussunnah wal Jama'ah (ASWAJA) sebagai satu-satunya golongan yang selamat.
Today, people seek out the (translation) or PDF versions because the book remains one of the most organized primary sources for understanding historical debates that still shape modern Islamic thought. In Indonesia, it is often studied in pesantren (Islamic boarding schools) to understand the roots of different theological schools like the Asy'ariyah and Syafi'iyah. Available Resources
As of 2025, there is no single, legally released "official" PDF by major Indonesian publishers like Pustaka Azzam, Darul Falah, or Gema Insani that is freely distributed online. Most PDFs circulating on file-sharing sites are scanned copies of printed books, which may violate copyright laws.
Dirasatul Firaq: Kupas Tuntas Sekte-Sekte Klasik dalam Islam
Di akhir kitab, al-Baghdadi memberikan panduan tentang akidah yang benar, yang dipegang oleh Ahlus Sunnah , yang mencakup para ahli hadis, ahli fikih Syafi'i, Malikiyah, Hanafiyah, dan Hanabilah yang tidak ekstrem. terjemahan kitab al farqu bainal firaq pdf
Menegaskan bahwa Ahlussunnah wal Jama’ah adalah golongan yang selamat tersebut.
Bagian terpanjang dari kitab yang menguliti doktrin-doktrin kelompok yang dinilai menyimpang dari jalur utama Islam. Penulis mengelompokkannya ke dalam beberapa sekte induk seperti Mu'tazilah, Murji'ah, Najariyah, Jahmiyah, Musyabbihah (antropomorfisme), dan Khawarij.
Menjelaskan karakteristik, doktrin, dan kesesatan masing-masing kelompok tersebut.
Penulisan kitab ini didasari oleh hadits masyhur tentang perpecahan umat menjadi , di mana hanya satu golongan yang dinyatakan selamat ( Al-Firqah al-Najiyah ). Sebagai ulama bermazhab Asy'ari dalam akidah dan Syafi'i dalam fikih, Al-Baghdadi menyusun kitab ini untuk: Menjelaskan identitas 72 golongan yang dianggap menyimpang. Kitab ini secara khusus mengupas tentang hadis Nabi
Di tengah maraknya fenomena klaim kebenaran sepihak dan radikalisme, membaca Al-Farqu Bainal Firaq memberikan perspektif historis yang jernih. Kita diajak untuk melihat bahwa perbedaan pemikiran bukanlah hal baru, namun ada batasan-batasan prinsipil yang membedakan antara ijtihad yang diterima dan penyimpangan yang keluar dari koridor syariat. Kesimpulan
Karena file PDF terjemahan tidak dapat saya unggah langsung, ini adalah yang biasa Anda temukan dalam terjemahan kitab tersebut.
karya Imam Abu Mansur al-Baghdadi adalah kompas penting untuk memahami dinamika teologi Islam. Dengan mempelajari buku ini, diharapkan umat Islam dapat berpegang teguh pada akidah yang benar dan terhindar dari pemahaman-pemahaman menyimpang.
The story behind the Al-Farqu Bainal Firaq (Differences Between Sects) translation centers on the preservation of Islamic history and the clarification of orthodox beliefs against various ideological shifts. Shopee Malaysia Written by the Shafi'i scholar Abu Mansur 'Abd al-Qahir al-Baghdadi In Indonesia, it is often studied in pesantren
: Pembahasan mengenai kelompok ekstrem ( ghulat ) yang klaimnya sebagai Muslim ditolak oleh ijmak ulama karena memiliki doktrin yang membatalkan keislaman.
Membaca versi fisik sangat disarankan untuk studi mendalam karena kualitas terjemahan dan catatan kaki yang lebih akurat. Versi terjemahan bahasa Indonesia yang populer diterbitkan oleh: : Biasanya berjudul "
Bagian ini membahas kelompok-kelompok ekstrem yang ajarannya sudah sangat melenceng jauh dari fondasi dasar Islam, sehingga status keislaman mereka batal (seperti kaum Batiniyah/Ismailiyah ekstrem, Hululiyah, dll). 4. Bab Keempat: Runtuhnya Doktrin Golongan yang Menyimpang